
Harga perak (XAG/USD) turun pada Rabu, menurut data FXStreet. Perak diperdagangkan pada $54,04 per troy ounce, turun 0,71% dari harga $54,42 pada Selasa.
Harga perak telah turun 23,98% sejak awal tahun.
Satuan ukuran | Harga Perak Hari Ini dalam USD |
|---|---|
Troy Ounce | 54,04 |
1 Gram | 1,74 |
Rasio emas/perak, yang menunjukkan jumlah ounce perak yang diperlukan untuk menyamai nilai satu ounce emas, berada di 75,02 pada Rabu, naik dari 74,61 pada Selasa.
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Sepanjang sejarah, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun tidak sepopuler emas, trader dapat memilih perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi, memanfaatkan nilai intrinsiknya, atau sebagai instrumen lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Investor dapat membeli perak fisik dalam bentuk koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui instrumen seperti reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), yang mengikuti harganya di pasar internasional.
Harga perak dapat bergerak karena beragam faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau kekhawatiran akan resesi parah dapat mendorong kenaikan harga perak berkat statusnya sebagai aset lindung nilai, meskipun dampaknya lebih kecil dibandingkan pada emas. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, perak cenderung naik ketika suku bunga lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada kinerja dolar AS (USD), karena aset ini dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menahan kenaikan harga perak, sedangkan dolar yang lebih lemah berpotensi mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan tambang – perak jauh lebih melimpah daripada emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, terutama di sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu tingkat konduktivitas listrik tertinggi di antara semua logam – lebih tinggi daripada tembaga dan emas. Lonjakan permintaan dapat menaikkan harga, sementara penurunan permintaan cenderung menekan harga. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat memicu fluktuasi harga: sektor industri yang besar di AS dan khususnya Tiongkok menggunakan perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini untuk perhiasan juga berperan penting dalam pembentukan harga.
Harga perak cenderung mengikuti pergerakan emas. Ketika harga emas naik, perak biasanya ikut naik karena keduanya memiliki status yang serupa sebagai aset lindung nilai. Rasio emas/perak, yang menunjukkan jumlah ounce perak yang diperlukan untuk menyamai nilai satu ounce emas, dapat membantu menilai valuasi relatif kedua logam tersebut. Sebagian investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa perak dinilai terlalu rendah atau emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah dapat mengindikasikan bahwa emas dinilai terlalu rendah dibandingkan perak.

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat otomatisasi.)